Runlevel
KERNEL akan dimekarkan dan di-load ke dalam memori. Kernel me-mount partisi root dan menjalankan perintah init. Dalam menjalankan tugasnya, init akan membaca isi file /etc/inittab. Init tidak hanya bertugas saat proses booting, tetapi selalu running dan secara dinamis menjalankan tugas-tugas tertentu berdasarkan perintah yang diterima. Administrator sistem dapat mengubah proses sistem dan runlevel init dengan perintah telinit atau menyunting isi file /etc/inittab.
Runlevel adalah suatu set proses yang dikelompokkan hanya satu kelompok yang akan dijalankan pada saat sistem booting. Linux mengenal tujuh runlevel. Runlevel mana yang akan dipilih, tergantung isi file /etc/inittab.
Berikut ini contoh runlevel pada distro Debian dan distro Slackware adalah:
Runlevel Debian sebagai berikut:
1.Runlevel 0 is halt
2.Runlevel 1 is single-user
3.Runlevels 2-5 are multi-user
4.Runlevel 6 is reboot
Sedangkan Runlevel Slackware sebagai berikut:
1.Runlevel 0 is halt
2.Runlevel 1 is single-user
3.Runlevels 2,3,5 are multi-user
4.Runlevel 4 X11
5.Runlevel 6 is reboot
Runlevel 0,1 dan 6 selalu sama pada semua distro sedangkan runlevel 2,3,4 dan 5 berbeda setiap distro. Beberapa distro mengenal runlevel S atau s (single user).
Setiap entry pada file /etc/inittab memeiliki format/sintak sebagai berikut:
Arti dari format/sintak tersebut adalah sebagai berikut: Aksi yang yang dapat digunakan oleh setiap entry adalah sebagai berikut: Beberapa entry penting dari isi file /etc/inittab Debian tersebut adalah: Pembahasan ini menggunakan distro Debian, akan tetapi perbedaannya hanya terletak pada penamaan dan letak filenya saja, silahkan anda sesuaikan dengan distro favorite anda. Hak cipta 2007 A. Samsul Amar
1.id = empat buah karakter yang menunjukkan identitas suatu entry
2.runlevel = nomor runlevel yang digunakan oleh suatu entry
3.aksi = aksi yang dilakukan oleh suatu entry
4.proses = perintah yang harus dijalankan berdasarkan aksi tertentu
1.respawn = proses akan di-restart apabila dihentikan
2.wait = proses akan dijalankan sekali pada saat runlevel dipanggil dan init akan menunggu sampai proses dihentikan
3.once = proses akan dijalankan sekali pada saat suatu runlevel dipanggil
4.boot = proses akan dieksekusi selama sistem booting. Kolom runlevel dibatalkan
5.bootwait = sama dengan boot, tapi init akan menunggu untuk dihentikan
6.off = tidak ada yang dikerjakan
7.ondemand = proses akan dieksekusi pada saat runlevel dipanggil
8.initdefault = menentukan runlevel default, jika tidak disebutkan, init akan meminta suatu runlevel pada konsole, kolom proses diabaikan
9.sysinit = proses akan dieksekusi selama sistem booting (sebelum entry boot atau bootwait), kolom runlevel diabaikan
10.powerwait = proses akan dieksekusi ketika init menerima sinyal SIGPWR. Init akan menunggu proses dijalankan hingga selesai sebelum melanjutkan proses berikutnya
11.powerfail = sama seperti powerwait tapi init tidak menunggu samapai proses selesai dikerjakan
12.powerokwait = proses akan dieksekusi ketika init menerima sinyal SIGPWR yang merujuk pada file “/etc/powerstatus” yang mengandung kata “Ok”, hal ini berarti power sudah berjalan kembali
13.ctrlaltdel = proses akan dieksekusi ketika init menerima sinyal SIGINT (tombol [CTRL]+[ALT]+[DEL] ditekan)
14.kbrequest = proses akan dijalankan ketika init menerima sinyal dari keyboard bahwa kombinasi tombol tertentu telah ditekan
1.Entry id:2:initdefault: runlevel default adalah runlevel 2, berdasarkan daftar yang tersedia bahwa runlevel 2 adalah multi-user tepatnya adalah pada saat booting akan menjalankan modus teks, setelah selesai akan langsung dirubah ke modus grafis pada proses selanjutnya.
2.Entry si::sysinit:/etc/init.d/rcS menunjukkan proses yang akan dieksekusi selama booting. Proses yang akan dieksekusi adalah skrip yang tersimpan pada file /etc/init.d/rcS.
3.Entry ln:n:wait:/etc/init.d/rc n dengan n adalah nomor runlevel, sesuai dengan runlevel yang diberikan, skrip /etc/init.d/rc akan dieksekusi.
4.Entry x:2345:respawn:/sbin/getty 38400 ttyx dengan x adalah window dengan multi-user, yakni pada terminal ke 1-6 adalah teks dan pada terminal 7 dst dalah grafis (XWindow).
Penggandaan dan distribusi dari seluruh artikel ini diijinkan tanpa dikenakan royalti dalam sembarang media selama keterangan ini tetap dicantumkan.




