fight_against_software_piracy

February 13, 2008

About GNU/Linux

Filed under: Linux, OSS - Administrator @ 4:14 am

GNU/Linux merupakan sistem operasi mirip Unix (Unix-like), yang dikembangkan dari awal oleh Linus Benedict Torvalds, pada tahun 1991 dengan gambar penguin sebagai logonya.

Platform GNU/Linux yang kian berkembang dan memasyarakat telah terbukti memberikan banyak solusi alternatif yang mendorong efisiensi, penghematan biaya dan kemudahan kerja. GNU/Linux bersifat GNU GPL (GNU not Unix General Public License) telah melahirkan berbagai kombinasi baru dalam bidang teknologi informasi sehingga tidak menutup kemungkinan digunakan oleh siapa saja yang mau menggunakannya untuk berbagai keperluan.

GNU/Linux merupakan free software, free software adalah suatu kebebasan yang meliputi 4 kebebasan yaitu:
1. Bebas menggunakan
2. Bebas mempelajari
3. Bebas mendistribusikan
4. Bebas memodifikasi

Untuk melindungi kebebasan dikenal lisensi kebebasan yaitu:
1. Copyleft
Setiap orang yang menditribusikan ulang dengan perubahan atau tanpa perubahan diharuskan memberikan kekebasan kepada setiap orang yang menditribusikan lagi program tersebut. Dengan kata lain memberikan kebebasan penuh kepada setiap pengguna.

2. Non-copyleft
Setiap orang yang melakukan perubahan harus mendapatkan izin dari pembuat program tersebut.

Untuk mengetahui GNU/Linux lebih mendalam perlu memahami karakteristiknya, sebagai berikut:
1. GNU/Linux merupakan sistem operasi yang pada awal dikembangkan khusus untuk kebutuhan Server (Unix-like) tentunya dengan kemampuan jaringan sebagai prioritas utama, sedangkan kebutuhan desktop tidak menjadi prioritas utama. Sehingga user melihat sistem yang sudah ada terlebih dahulu jauh lebih sederhana dan mudah untuk digunakan terutama karena telah terbiasa dan GNU/Linux memiliki beberapa istilah/kondisi penggunaan yang lebih kompleks untuk dipahami.

2. File sistem yang digunakan berbeda dengan sistem operasi yang lain, namun GNU/Linux adalah sistem operasi yang multi sistem, karena mendukung banyak sistem.

3. Tidak mengenal istilah drive untuk device, semua dianggap direktori biasa. Direktori root (/) dalam GNU/Linux merupakan direktori utama, didalamnya terdapat berbagai direktori dan device.
Direktori filesistem GNU/Linux adalah:

Direktori
Kegunaan
/bin = Menyimpan perintah esensial
/boot = Menyimpan kebutuhan untuk boot
/dev = Menyimpan file device
/etc = Menyimpan konfigurasi sistem
/home = Menyimpan konfigurasi setiap penguna dan penyimpanan data
/lib = Menyimpan pustaka esensial sistem dan modul kernel
/media = Mount point untuk removable media
/mnt = Mount point media non removable
/proc = Proc filesystem
/root = Home untuk root (administrator)
/sbin = Menyimpan perintah esensial untuk administrasi sistem
/sys = Sys filesystem
/tmp = Menyimpan file temporary
/usr = Hirarki kedua dan share
/var = Menyimpan menyimpan file yang berubah-ubah
/opt = Direktori tambahan untuk menyimpan aplikasi tertentu
/srv = Direktori tambahan untuk menyimpan aplikasi server

4. GUI (Graphical User Interface) di GNU/Linux tidak dimasukkan ke dalam kernel, melainkan aplikasi tambahan dengan konsekuensinya GUI (Graphical User Interface) kurang terintegrasi ke sistem, hasilnya adalah tampilan di satu distribusi GNU/Linux berbeda-beda dengan distribusi lain.
5.GNU/Linux mengenal banyak distribusi. Distribusi Linux (distro Linux) merupakan kumpulan dari kernel Linux, pustaka sistem dan aplikasi yang dibungkus dengan prosedur tertentu. Beberapa distro Linux yang mayor termasuk Debian GNU/Linux, Slackware, Red Hat dan Suse.

Saat ini GNU/Linux telah digunakan pada berbagai jenis komputer seperti untuk kebutuhan enterprise, server medium, komputer desktop, komputer portable, perangkat headheld seperti PDA/Smartphone, serta berbagai device embedded seperti perangkat jaringan.

Melihat sejarah perkembangannya, sejak awal GNU/Linux telah memperjuangkan dukungan untuk berbagai arsitektur komputer (pada awalnya, GNU/Linux dikembangkan untuk PC 386 dan yang lebih baru). GNU/Linux mendukung sangat banyak arsitektur komputer seperti:
1. Intel x86 dan Intel IA-64
2. Compaq Alpha AXP
3. Sun SPARC dan UltraSPARC
4. Motorola 68000
5. PowerPC
6. PowerPC64
7. ARM
8. Hitachi SuperH
9. IBM s/390
10. MIPS
11. HP PA-RISC
12. DEC VAC
13. AMD x86-64
14. AXIS CRIS
15. Renesas M32R

Dukungan GNU/Linux untuk komputer 64 bit dan komputer khusus server pun sudah semakin baik. Hal ini menjadikan GNU/Linux secara perlahan semakin siap untuk dijalankan pada komputasi di lingkungan enterprise.

Hak Cipta 2007 A. Samsul Amar
Penggandaan dan distribusi dari seluruh artikel ini diijinkan tanpa dikenakan royalti dalam sembarang media selama keterangan ini tetap dicantumkan.

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://amaronly.blogsome.com/2008/02/13/about-gnulinux/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Alex King